syukur

Pagi Isnin ni, sepenuh kesyukuran aku panjatkan ke hadrat Illahi, kerana masih lagi dapat bernafas, dapat lagi bergurau senda dengan kawan-kawan, ahli keluarga, dapat melihat alam yang berwarna-warni, dapat menangis, ketawa, senyum. Bangun pagi, masih dipinjamkan nyawa oleh Tuhan. Masih normal, err walau agak rabun. Syukur. Syukur. Syukur.

Cerianya alam ini. Indahnya duniaku. Walau tak sempurna, namun tetap bahagia. Nilainya pinjaman sementara saja. Berhak kita kecapi, dan syukuri nikmat Tuhan yang tak bertepi ni. Oh, syukur, syukur, syukur.

Okeh, kembali buat kerja. Sekian.

Advertisements

2 responses

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s